Text
Sri Kumenyar
Sri Kumenyar adalah nama pemberian orang tua angkatnya. Pengalaman hidupnya hingga diangkat anak oleh seorang manajer pegadian di Banjarnegara ini, cukup menarik, karena berawal dari sebuah musibah berupa gempa besar, yang terjadi di Wonosobo tahun 1918. Musibah yang hampir merenggut nyawanya.
Sri Kumenyar yang memiliki nama asli Parmi adalah anak seorang Kepala Desa di daerah Wonosobo. Sri tumbuh di dalam keluarga yang saling menyayangi. Ia adalah anak perempuan satu-satunya, dan memiliki seorang kakak dan seorang adik laki-laki. Kehidupan keluarga bahagia itu harus dipisahkan oleh gempa bumi besar yang terjadi di sekitar bulan November 1918. Bahkan, orang tua dan kedua saudara Sri dikabarkan telah meninggal dunia akibat gempa besar tersebut.
Sri Kumenyar menghabiskan masa remaja di tengah keluarga angkat yang juga menyayanginya. Ia hidup bahagia bersama keluarga angkatnya di Magelang, sebuah kota yang menawarkan segala kemajuan dibanding desa masa lalunya, Wonosobo. Disekolahkan di sekolah formal hingga menempuh tingkat sekolah menengah atas, membuat Sri Kumenyar semakin memiliki intelektual tinggi bagi kebanyakan perempuan pada jamannya.
Tidak tersedia versi lain