Seratus hari telah berlalu, sejak sahabat Muhammad Yamin wafat. Seratus hari sudah jasadnya terkubur di bumi Yogyakarta, kota yang telah membentuk dirinya menjadi seorang aktivis. Seratus hari sudah kawan-kawannya merindu sapanya di dunia nyata maupun di dunia maya, rindu argumentasinya yang tajam dalam diskusi dan perdebatan, serta kangen kelakarnya yang membuat banyak orang tergelak. Buku …